Peluang Sukses dari Pecel Sambel Setan
August 20, 2019
Kiat Membuka Bisnis Day Care yang Menguntungkan
August 29, 2019
Show all

Potensi Bisnis Wisata

CANDI-BOROBUDUR-GRIYAWISATATOUR

Saat Penting Yang Dianggap Remeh dalam mengelola Bisnis objek Tamasya Alam

Sebuah hal yang kerap kita anggap remeh kadang kala menjadi salah satu unsur penting didalam dunia usaha. Khususnya yang menggeluti usaha dalam bidang jasa seperti objek liburan ini.

Tulisan wisata ini didukung oleh GriyaWisataTour.com yang telah memberikan artikel bernas ini agar diterbitkan di website kami. Kami berterimakasih pada mereka karena tanpa bantuannya mustahil tulisan ini akan terbit. Bagi anda yang akan merencanakan berlibur ke Jogja ini adalah salah satu perusahaan terbaik di bidang wisata yang akan memandu perjalanan wisata anda. Griyawisatatour memberikan paketwisatajogja murah dan banyak destinasi wisata.

Berikut 4 hal penting yang dianggap remeh oleh pihak pengelola bisnis objek liburan alam.

Masuk Ke Kamar Kecil

Objek liburan alam ialah sebuah konsep bisnis yang mengaplikasikan potensi estetika alam sebagai objek produk yang dijual. Lazimnya jalan masuk menuju liburan alam ini akan mencapai jarak dan waktu yang cukup jauh.

Parasit dalam tubuh sebabkan tumbuhnya kutil

Ditambah lagi mempertahankan objek liburan alam dengan konsisten seperti apa adanya akan membikin kealamian objek liburan hal yang demikian kian menawan.

Melainkan hal hal yang demikian bukan berarti jalan masuk pengunjung yang mau ke kamar mandi menjadi susah. Jauhnya perjalanan menuju objek liburan ini pastinya menyebabkan para pengunjung mencari kamar mandi secara khusus dulu.

Khususnya bagi kaum hawa yang memang lebih memerlukan jalan masuk ke kamar mandi yang lebih gampang. Kebanyakan objek liburan di Indonesia menganggap hal ini menjadi sesuatu yang tak penting.

Meski dengan susahnya jalan masuk atau malahan tak adanya kamar mandi akan menghasilkan pengunjung berfikir dua kali untuk datang kembali. Sehingga hal penting yang dianggap remeh oleh pengelola bisnis objek liburan alam seperti ini akan merugikan pengunjung dan usaha itu sendiri.

Tak Adanya Pertanda Arah

Pada objek liburan yang dikelola oleh sebuah perusahaan seperti Walt Disney dan lain sebagainya, pertanda arah menjadi sebuah kewajiban. Luasnya tempat liburan akan amat menjadi alasan bagi seseorang untuk tersesat. Bayangkan saja sekiranya pertanda arah ini tak ada pada objek liburan alam?

Luasnya zona perhutanan menjadi sebuah kewajiban bagi pengelola membikin pertanda arah bagi pengunjung. Walau sebagian objek liburan sudah mempunyai pertanda arah ini, tapi rata-rata mereka cuma mengaplikasikan papan kayu yang dituliskan dengan cat yang gampang sirna atau malahan lapuk.

Membikin pertanda arah pada sebagian daerah akan memudahkan pelancong dalam negeri dan luar negeri untuk menemukan tujuan yang mereka cari.

Tak Adanya Pemandu Tamasya

Banyak kasus kejadian kecelakaan pada objek liburan alam juga disebabkan sebab tak adanya pemandu liburan. Pemandu liburan bukan berarti semestinya mendampingi tiap pengunjung berkeliling layaknya bodyguard. Tapi menempatkan karyawan pada spot tertentu yang akan menolong pengunjung saat mengalami kesusahan.

Pemandu liburan juga bisa berfungsi sebagai pemandu bagi pengunjung untuk tak mendatangi daerah yang rawan. Sebab tak seluruh pengunjung mengenal bagaimana keadaan pada objek liburan alam yang kebanyakan masih amat liar. Ditambah lagi sekiranya ada turis mancanegara yang cenderung lebih segan untuk bertanya dari pada kita.

Pemandu Tamasya Tanpa Identitas

Dan yang terakhir ialah tak adanya identitas sah yang diterapkan oleh pemandu liburan. Saat ini aku rasa amat penting bagi kenyamanan dan keamanan para pengunjung.  ini banyak sekali objek liburan alam yang mempunyai pemandu liburan tanpa identitas sah. Kebanyakan pemandu liburan ini ialah penduduk lokal setempat.

Bukannya kita menyimpan curiga terhadap mereka, melainkan hal ini akan menambah rassa aman terhadap pengunjung. Sebuah hal penting yang dianggap remeh, buka?

Dengan adanya identitas sah ini, para pengunjung juga tak sungkan bertanya segera sekiranya mengalami kesusahan. Pastinya kita akan ragu bertanya atau minta bantu terhadap seseorang yang baru diketahui. Dan dengan adanya identitas ini, kita lebih merasa dilayani dengan pelayanan prima.

Memang hal hal yang demikian dianggap remeh oleh banyak pengelola bisnis objek liburan alam. Mungkin dikarenakan pengelolaan yang belum profesional. Semoga tulisan ini bisa menjadi pertimbangan bagi para pebisnis objek liburan alam dan dinas pariwisata kita untuk lebih meningkatkan pelayanan prima pada bisnis yang mereka kelola.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *